Air minum menjadi kebutuhan semua makhluk hidup. Namun, tentunya tidak semua air bisa dijadikan air minum untuk dikonsumsi, karena harus terjamin kebersihannya dari berbagai kontaminan.
Bahaya Mengonsumsi Air yang Terkontaminasi
Air yang terkontaminasi adalah air yang telah tercemar oleh kotoran, bakteri, parasit, virus, dan sebagainya yang membuat air tersebut tidak lagi layak untuk dimanfaatkan. Untuk memastikan air aman untuk digunakan, biasanya digunakan berbagai filter untuk menghilangkan berbagai kontaminan tersebut.
Lalu, bagaimana jika ternyata air yang digunakan sebagai sumber air minum dan masak adalah air yang terkontaminasi? Berikut ini beberapa risikonya:
Infeksi Hepatitis A
Hepatitis A adalah infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis A yang bersifat menular. Ketika air yang dikonsumsi telah tercemar dengan virus ini, maka saat masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi pada sel organ hati. Selain karena mengonsumsi air yang terkontaminasi oleh virus ini, biasanya penularan ini terjadi ketika penderita hepatitis A dan orang di sekitarnya kurang menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan setelah dari toilet.
Gangguan Pencernaan
Hal yang paling umum terjadi pada orang yang mengonsumsi air yang telah terkontaminasi adalah gangguan pencernaan. Hal ini wajar mengingat semua makanan dan minuman yang dikonsumsi akan masuk ke sistem pencernaan. Beberapa gejala gangguan pencernaan yang bisa dirasakan yaitu sakit perut, mual, dan diare.
Gangguan Organ Tubuh
Mengonsumsi air yang terkontaminasi, apalagi dalam jangka panjang, bisa menyebabkan gangguan lebih parah bagi organ tubuh. Seperti kerusakan ginjal, hati, bahkan bisa memicu kanker. Misalnya, ketika yang dikonsumsi adalah air yang terkontaminasi bahan kimia.
Penyebab Air Terkontaminasi
Ada berbagai penyebab air bisa terkontaminasi, seperti proses penyaringan yang tidak benar sehingga tidak bisa secara maksimal menghilangkan berbagai kontaminan dalam air. Selain itu, penggunaan pipa yang kurang tepat juga bisa menjadi penyebabnya. Misalnya, menggunakan pipa palsu yang tidak sesuai dengan standar SNI dan keamanan untuk instalasi rumah.
Pipa palsu dibuat dari material yang tidak terjamin keamanannya, sehingga sangat berisiko jika digunakan untuk mengalirkan air yang akan digunakan untuk memasak atau dikonsumsi. Meskipun beberapa jenis kontaminan bisa hilang dengan cara dimasak, tetapi tidak menjamin semua kontaminan khususnya yang berkaitan dengan kimia dapat hilang. Jadi, sangat penting untuk memastikan bahwa pipa yang digunakan adalah pipa berkualitas dan asli, salah satunya dengan membeli dari distributor pipa Indonesia yang terjamin kredibilitasnya.